[Iklan Atas]
Fungsi Vital Thermal Paste
Thermal paste (atau pasta termal) adalah zat berbentuk krim yang dioleskan di antara prosesor (CPU/GPU) dan heatsink (tembaga pendingin). Fungsinya adalah mengisi celah udara mikroskopis agar perpindahan panas dari prosesor ke heatsink berjalan maksimal.
Tanda-Tanda Thermal Paste Perlu Diganti
Thermal paste tidak bertahan selamanya. Seiring pemakaian (biasanya 1-2 tahun), pasta ini akan mengeras, retak, dan kehilangan daya hantar panasnya. Berikut ciri-cirinya:
- Kipas Menyala Sangat Keras (Bising): Kipas bekerja maksimal (100% RPM) meskipun kamu hanya membuka aplikasi ringan seperti Microsoft Word. Ini terjadi karena sensor suhu membaca prosesor kepanasan.
- Kinerja Menurun Drastis (Thermal Throttling): Untuk mencegah kerusakan fisik akibat panas, prosesor akan otomatis menurunkan kecepatannya. Akibatnya, game menjadi lag (patah-patah) dan laptop terasa lambat merespon.
- Suhu Mencapai 90°C Lebih: Kamu bisa menggunakan software seperti HWMonitor. Jika suhu CPU mencapai angka 90-100 derajat celcius, itu adalah lampu merah.
- Laptop Mati Mendadak (Auto Shutdown): Ini adalah sistem pertahanan terakhir laptop untuk mencegah prosesor terbakar.
Jangan Sembarangan Mengganti Thermal Paste!
Membongkar laptop dan membersihkan sisa pasta lama membutuhkan ketelitian. Jika salah mengoleskan (terlalu banyak atau meluber ke komponen lain), justru bisa memicu korsleting. Percayakan penggantian thermal paste pada teknisi berpengalaman di Fian Komputer.
[Iklan Bawah]